Goa Selarong Yogyakarta, Wisata Sejarah di Kota Gudeg

Bila berwisata ke Yogyakarta, banyak pilihan wisata menarik yang dapat dikunjungi. Kota yang mempunyai julukan sebagai Kota Gudeg ini memang penuh dengan objek wisata. Tidak heran tiap hari apalagi saat hari libur, tempat ini dibanjiri wisatawan mulai dari lokal hingga mancanegara.

Bicara mengenai lokasi wisata di Yogyakarta, salah satu wisata yang harus dikunjungi adalah Goa Selarong. Goa ini punya pemandangan alam yang begitu mempesona serta menyimpan nilai sejarah tinggi. Goa Selarong pada zaman dulu adalah lokasi persembunyian dan markas Pangeran Diponegoro saat berperang melawan Belanda.

Goa Selarong terletak di Dukuh Kembang Putih, Kecamatan Panjangan, Bantul. Bila traveler dari pusat Yogyakarta, harus menempuh jarak kurang lebih 30 km dari pusat kota.

Sejarah Goa Selarong

Tempat ini memiliki kisah sejarah yang sangat erat hubungannya dengan hijrahnya Pangeran Diponegoro. Tepatnya pada tanggal 20 Juli 1825, beliau bersama pengikutnya dikepung oleh bala pasukan Belanda di rumahnya Puri Tegal Rejo. Karena Belanda tidak dapat menemukan dan menangkap beliau, rumah Pangeran pun dibakar.

Setelah peristiwa tersebut beliau memutuskan untuk hijrah ke Goa Selarong. Di tempat inilah beliau tinggal dan melakukan perlawanan dengan cara bergerilya. Dari hijrahnya Diponegoro ke goa ini selalu diperingati dan ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Bantul. Setiap tahun diselenggarakan acara Grebeg Goa Selarong.

Hal Menarik lainnya

Wisata alam dan sejarah ini adalah pilihan yang menarik untuk disinggahi apabila kebetulan sedang berada di Yogyakarta. Goa ini acapkali dianggap sebagai suatu tempat sejarah, mistis dan religius. Karena itu sering ditemukan pengunjung yang datang untuk melakukan meditasi dan melakukan berbagai macam kegiatan yang berkaitan dengan spiritual.

Lokasinya yang cukup berdekatan dengan pegunungan kapur dan dipenuhi aneka pepohonan rindang membuat tempat ini sangat nyaman dan teduh. Saat masuk ke dalam area ini, traveler akan melihat patung Pangeran Diponegoro menunggang kuda dan berpakaian serba putih.

Traveler harus jalan hinga 200 meter dan melanjutkan menaiki beberapa anak tangga curam untuk dapat sampai di tempat tinggal Pangeran. Sesudah sampai pada bagian puncak, traveler akan melihat dua buah gua.

Goa yang pertama ialah Goa Kakung, merupakan tempat peristirahatan Pangeran. Lokasi ini berada di sisi barat. Sedangkan di sebelah timur memiliki nama Goa Putri, berfungsi sebagai tempat peristirahatan istri Pangeran Diponegoro. Masing-masing kedua goa tersebut punya kedalaman 1,5 meter dengan lebar berbeda.

Menapaki sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro sekaligus menikmati panorama di obyek wisata alam Goa Selarong akan menimbulkan keasyikan tersendiri. Karena itu jangan pernah lupa memasukan destinasi ini dalam daftar kunjungan saat berlibur di Yogyakarta.